BONTANG — Tim wartawan Samarinda kembali menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) III Kalimantan Timur 2025. Bertanding di cabang E-Sport Mobile Legends, mereka sukses menaklukkan tuan rumah Bontang dengan skor dramatis 3–2 di partai final yang digelar di Pendopo Wali Kota Bontang, Sabtu (18/10/2025).
Porwada menjadi ajang adu keterampilan para jurnalis dari berbagai kabupaten dan kota se-Kaltim, berlangsung 17–19 Oktober 2025. Cabang E-Sport sendiri digelar di hari pertama usai pembukaan, dengan atmosfer kompetisi yang panas sejak babak penyisihan.
Tim Samarinda tampil solid dengan komposisi enam pemain terbaiknya:
Ade Saputra (garispea.co), Nuzul Saputra (Media Kaltim), Eko Pralistio (Kaltim Post), Budi Kurniawan (detikcom), Dimas Adi Saputra (Media Kaltim), dan Eko Setyo (Lini Kaltim).

Pada fase awal, Samarinda langsung berhadapan dengan sang juara bertahan, Berau. Meski sempat menjadi batu sandungan di Porwada sebelumnya, kali ini tim “Kota Tepian” berhasil membalas kekalahan itu dengan kemenangan telak 2–0.
Performa impresif berlanjut di babak semifinal. Menghadapi Kutai Kartanegara (Kukar) dengan format Best of 5 (Bo5), Samarinda tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 3–0. Di sisi lain, tuan rumah Bontang juga melaju ke final setelah menumbangkan Kutai Timur (Kutim) 3–1.
Kutim akhirnya merebut posisi juara tiga setelah menundukkan Kukar, sementara sorotan publik tertuju penuh pada final epik antara Bontang dan Samarinda — dua tim yang sama-sama haus medali.
Laga final berlangsung menegangkan. Bontang membuka pertandingan dengan keunggulan 1–0 lewat strategi agresif. Samarinda membalas di game kedua, menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Di game ketiga, tuan rumah kembali unggul dan berada di ambang emas dengan skor 2–1.
Namun Samarinda menolak menyerah. Pergantian pemain di game keempat — Budi Kurniawan masuk menggantikan Dimas Adi Saputra — terbukti menjadi kunci perubahan. Samarinda tampil lebih tenang dan berhasil memaksa laga berlanjut ke game penentuan 2–2.
Pada game kelima yang menentukan, Samarinda tampil penuh konsentrasi. Dengan disiplin strategi dan permainan rapi sejak menit awal, tim Kota Tepian menutup pertandingan dengan kemenangan 3–2, sekaligus merebut medali emas yang sempat lepas di edisi sebelumnya.
Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya karena menumbangkan juara bertahan Berau dan tuan rumah Bontang, tetapi juga menjadi simbol kembalinya dominasi Samarinda di cabang olahraga E-Sport Porwada.
Pewarta: Syakurah
Editor: Agus S




