SANGATTA – Momentum Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur (Kaltim), Bambang Soepriyadi, untuk menyentil para pemegang kekuasaan. Ia mengingatkan, jabatan bukanlah ajang mempertontonkan kuasa, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Bambang, Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga sebagai momen refleksi untuk kembali pada nilai-nilai fitrah. Nilai tersebut, kata dia, mencakup kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sosial, termasuk dalam tata kelola pemerintahan.
“Lebaran ini harus jadi pengingat. Kekuasaan bukan sekadar kewenangan administratif, tapi amanah yang berat,” tegasnya.
Ia pun mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Pesan tersebut, lanjut Bambang, seharusnya menjadi pegangan utama bagi setiap pejabat dalam menjalankan tugas.
Lebih jauh, ia menilai fitrah manusia sejatinya condong pada kebaikan. Karena itu, momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk mengoreksi diri, terutama dalam penggunaan kekuasaan agar tidak melenceng dari nilai moral.
“Jangan sampai jabatan justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Kekuasaan harus hadir untuk melayani masyarakat dan mendorong kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Bambang berharap, semangat Idulfitri dapat memperkuat komitmen para pemimpin dalam menjaga etika dan integritas. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan tetap terjaga di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. (rls)
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




