BONTANG — Pemerintah Kota Bontang kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di tengah gempuran revolusi industri. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Penutupan dan Pembukaan Pelatihan Vokasi Tahun 2025 yang digelar di Gedung Auditorium 3D Bontang Utara, Kamis (27/11).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bontang, Sony Suwito Adi Cahyono, hadir mewakili wali kota untuk menutup pelatihan angkatan sebelumnya sekaligus membuka kepesertaan angkatan baru.
Dalam sambutannya, Sony mengingatkan bahwa digitalisasi, otomasi, hingga persaingan global kini menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi oleh para pencari kerja.
“Perkembangan dunia usaha berlangsung sangat cepat. Jika kesenjangan antara kebutuhan industri dan keterampilan pencari kerja tidak segera dijembatani, maka angka pengangguran, terutama di kalangan muda, dapat meningkat,” tegasnya.
Sony menekankan bahwa pelatihan vokasi bukan hanya program rutin, melainkan benteng pertahanan ekonomi daerah.
Pemkot Bontang menempatkan penguatan kompetensi tenaga kerja sebagai strategi utama untuk mewujudkan kota industri modern yang kompetitif.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




