Sudah Diingatkan Tak Direspon, Turap Halaman Gereja Bethel Indonesia Akhirnya Longsor

BONTANG – Ambrolnya turap di Halaman Gereja Bethel Indonesia, di Jalan Sawi, Kelurahan Gunung Elai mendapat sorotan Anggota DPRD Bontang. Komisi III menyayangkan kondisi longsornya turap tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, sebelum longsor itu terjadi, pihaknya sudah meminta agar Pemkot Bontang melalui dinas terkait segera memperbaiki turap tersebut.  Hal itu dimintanya agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah.

“Saya sudah minta pemerintah perbaiki, karena waktu itu masih retak saja. Tapi gak ada respon. Sekarang sudah kejadian. Turapnya ambrol gimana coba,” ujar Atos sapaan akrabnya.

Politisi Partai Gerindra ini menyayangkan lambannya respon pemerintah dalam menanggapi keluhan masyarakat. Sehingga kerusakan pun tak dapat dihindari.

“Kalau sudah rusak parah gini, akan makin banyak biaya yang dikeluarkan pemerintah kan,” ungkapnya.

“Nanti kita undang Dinas PUPR, Pihak Kelurahan, RT, dan lainnya biar segera ditangani,” tegasnya.

Diketahui, turap di Halaman Gereja Bethel Indonesia, Jalan Sawi, Kelurahan Gunung Elai, diduga ambrol karena terkikis aliran air sungai. Sehingga tanah mengalami pergeseran.

Baca Juga:  Lapangan Hop 1 Akan Dibangun RKM, Tri Ismawati: Sisihkan Lahan untuk Tempat Olahraga!

Salah seorang warga yang juga pendeta Gereja Bethel Indonesia, Irwan Santoso khawatir akibat kerusakan ini, justru membahayakan warga, apalagi area tersebut sering dilewati oleh anak-anak.

“Untuk sementara sudah saya pasang ulin di pinggir, biar enggak semakin parah longsornya. Karena kan terkikis air terus,” terangnya. (adv/al)

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.