BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menanggapi maraknya kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur, yang terjadi di wilayah Kota Bontang.
Sebelumnya, terdapat 33 kasus yang telah ditangani oleh Polres Bontang di semester pertama. Mengingat kejadian tersebut terjadi pada anak-anak di bawah umur.
Neni sangat menegaskan, agar pelaku yang melakukan pelecehan terhadap anak, bisa mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya, dimana mereka yang melakukan pelecehan telah merusak masa depan anak.
“Penegak hukum harus tegas terhadap pelaku, hal seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Selain merusak masa depan, mereka sebagai pelaku juga merusak mental si anak,” ucapnya, Selasa (29/7/2025).
Adapun faktor lain yang dapat memicu terjadinya kasus kejahatan tersebut, seperti halnya faktor kemiskinan, dimana bagi keluarga yang bertempat tinggal sempit, atau dengan keluarga yang berisikan banyak orang dalam satu rumah, bisa saja hal seperti pelecehan dapat terjadi.
“Seperti halnya tinggal di satu tempat dengan orang yang banyak, atau beramai-ramai. Hal seperti itu pastinya bisa terjadi,” ungkapnya.
Tidak hanya itu saja, Neni juga menegaskan pentingnya orang tua setiap waktu untuk memantau aktivitas terhadap anak, mengetahui apa saja yang dilakukan anak, dan seperti apa lingkungan perkumpulan anak di sekitar.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




