NUSANTARA — Masjid Negara di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN) dijadwalkan menggelar salat tarawih perdana pada Ramadan 1447 Hijriah tahun ini. Menteri Agama Nasaruddin Umar direncanakan hadir dan memimpin ibadah tarawih pertama di masjid yang dikenal dengan desain atap menyerupai sorban tersebut.
Kepastian itu disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Ia menyebut, Menteri Agama memang menaruh perhatian khusus terhadap Masjid Negara IKN dan ingin beribadah di sana saat masjid pertama kali dibuka untuk publik.
“Beliau pinginnya dapat beribadah di sini saat pintu Masjid Negara IKN pertama kali dibuka untuk publik. Kemarin saya dapat kabar dari Pak Sekjen Kemenag,” ujar Basuki Hadimuljono kepada awak media di Kemenko 3 IKN, Jumat (31/1/2026).
Puasa Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan rencana tersebut, Masjid Negara IKN dipastikan mulai difungsikan sebagai pusat ibadah Ramadan di kawasan ibu kota baru.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar telah memimpin salat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara IKN pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan tersebut menjadi penanda awal penggunaan masjid sekaligus peninjauan kesiapan fasilitas menjelang bulan Ramadan.
Basuki juga menyatakan optimistis Masjid Negara IKN dapat digunakan untuk pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini apabila telah digunakan untuk tarawih selama Ramadan.
“Kalau dipakai tarawih bisa, mestinya salat Idulfitri bisa,” ujarnya.
Rencana pemanfaatan Masjid Negara IKN untuk ibadah tarawih juga sempat disinggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal itu disampaikan saat diskusi bersama ratusan mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, beberapa hari lalu.
“Saya melihat langsung Masjid Negara di IKN waktu kunjungan kerja ke sana. Melihat progresnya. Sudah selesai. Saya minta sudah bisa untuk dipakai ibadah tarawih,” kata Gibran. (MK)
Editor: Agus S




