BONTANG – Dampak banjir disertai material pasir dan tanah longsor di RT 1 Kelurahan Kanaan, Kamis (15/1/2026) lalu, mulai dilakukan pembersihan oleh anggota Arhanud 7/ABC Bontang, yang mengerahkan personel membantu warga terdampak, Senin (19/1/2026).
Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang, Letkol Bayu Adiwisuda, mengatakan pengerahan pasukan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi di media sosial mengenai kondisi warga yang terdampak cukup serius akibat longsoran pasir dari area bekas galian.
Sebanyak 30 personel diterjunkan untuk membantu evakuasi, pembersihan lumpur dan pasir di rumah warga, serta penanganan darurat agar rumah masih bisa ditempati. Salah satu rumah yang mendapat penanganan adalah milik seorang warga bernama Yati, yang sebelumnya terendam material pasir hingga masuk ke bagian dalam rumah.

Selain pembersihan, dilakukan pula upaya peninggian lantai rumah dengan pengecoran semen serta penguatan pondasi menggunakan batako, guna mengurangi risiko kerusakan jika banjir kembali terjadi.
Kegiatan ini melibatkan Koramil, warga setempat, serta bantuan bahan material yang diberikan dari sejumlah pihak, seperti batako dan semen. Rumah yang paling terdampak dengan masuknya pasir ke rumah langsung dicor dan ditinggikan untuk mengimbangi level tanah yang kini sudah meningkat.
“Jadi pasir yang ada di dalam rumah tidak kita keluarkan, kita lakukan pemadatan dan pengecoran, selanjutnya rumah akan kami tinggikan” ujarnya.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD, Dinas PUPR, dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk rencana pembangunan tanggul sementara dan penataan aliran air agar kejadian serupa tidak terulang.
“Pangkalnya dulu ini harus kita atasi, bisa berulang kalau sumbernya tidak kita benahi,” katanya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




