Tracer Studi Alumni, Cara BLKI Bontang Petakan Perkembangan Karier Para Lulusan

BONTANG — UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang menggelar Tracer Studi Alumni di Gedung Auditorium 3D, Bontang Utara, pada Kamis (27/11). Kegiatan ini bertujuan memetakan perkembangan karier para lulusan sekaligus mengevaluasi efektivitas program pelatihan yang telah berjalan.

Kepala UPTD BLKI Bontang, Rizal Ismid, dalam laporannya menjelaskan bahwa, tracer studi merupakan agenda penting dan rutin yang dilakukan BLKI untuk memastikan lulusan memiliki daya saing yang sesuai kebutuhan industri.

Menurut Rizal, kegiatan ini melibatkan alumni dari berbagai program kejuruan yang telah diselenggarakan BLKI. Selain pendataan alumni, pihaknya juga menyediakan sesi informasi peluang kerja, peningkatan kompetensi, serta ruang diskusi interaktif yang menghadirkan masukan langsung dari para lulusan.

“Tracer studi ini menjadi jembatan komunikasi antara BLKI dengan para alumni. Data yang kami peroleh akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kurikulum, metode pelatihan, dan layanan pembinaan kerja,” jelas Rizal dalam laporannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menegaskan bahwa tracer studi adalah instrumen vital bagi pemerintah dan lembaga pelatihan, dalam mengukur relevansi pelatihan terhadap kebutuhan pasar kerja. Ia menyebut data alumni sangat menentukan arah peningkatan mutu pelatihan di Kota Bontang.

Baca Juga:  900an Warga Jadi Korban Investasi Bodong Ayam Potong Apderis, Total Kerugian Capai Rp 50 Miliar

“Melalui tracer studi ini, kita bisa melihat sejauh mana alumni BLKI terserap di pasar kerja, sekaligus mengetahui kompetensi apa saja yang harus terus ditingkatkan. Pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk memastikan pelatihan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan industri,” ujar Agus Haris.

Ditambahkan Rizal, sepanjang tahun 2025, lembaga tersebut telah melatih 672 peserta melalui berbagai program berbasis kompetensi. Dari jumlah tersebut, 52 persen telah terserap di dunia kerja.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.