BONTANG – Arus lalu lintas di Jalan Poros Samarinda–Bontang KM 59, Desa Perangat, Kecamatan Marangkayu, yang sempat lumpuh total pada Selasa (7/1/2026), kini mulai kembali normal setelah truk pengangkut tiang beton berhasil dievakuasi.
Truk tersebut sebelumnya melintang di badan jalan sejak sekitar pukul 13.05 Wita, tepat di depan area pemakaman Muslim. Posisi kendaraan yang menutup seluruh badan jalan menyebabkan antrean panjang kendaraan dari dua arah, baik menuju Bontang maupun Samarinda.
Salah satu petugas Polres Bontang, Hanip, mengatakan proses evakuasi selesai pada sore hari dengan bantuan alat berat berupa crane.
“Evakuasi truk rampung sekitar pukul 15.00 Wita. Kendaraan sudah tidak lagi melintang di badan jalan,” ujarnya.
Katanya, proses penanganan memakan waktu sekitar tiga jam lantaran posisi truk cukup menyulitkan. Setelah evakuasi selesai, petugas kepolisian langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Sekarang arus lalu lintas sudah mulai berangsur lancar, meski masih dilakukan pengaturan secara bertahap,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, truk pengangkut tiang beton tersebut diduga mengalami gagal menanjak di ruas jalan KM 60, sehingga akhirnya berhenti dalam posisi melintang. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




