SAMARINDA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda bergerak cepat setelah aksi balap liar di Jalan Kusuma Bangsa viral di media sosial. Dalam penindakan yang berlangsung usai penyelidikan, polisi berhasil mengamankan empat sepeda motor, dua joki, serta dua mekanik yang diduga turut terlibat dalam aksi kebut-kebutan tersebut.
Aksi balapan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (2/12/2025) tengah malam. Rekaman videonya menyebar luas dan membuat masyarakat resah karena dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, mengatakan bahwa video viral menjadi petunjuk awal untuk melacak para pelaku. Investigasi dilakukan secara gabungan oleh Satlantas dan Samapta.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat dan rekaman video yang beredar. Dari situ kami memastikan balap liar memang terjadi di kawasan Kusuma Bangsa,” jelasnya saat konferensi pers, Jumat (5/12/2025).
Saat polisi mendatangi lokasi, para pelaku tidak ditemukan sedang beraksi. Namun, hasil penyelidikan berhasil mengarah pada identifikasi kendaraan dan orang-orang yang terlibat.
“Ketika kami sampai, mereka sudah tidak ada. Tapi dari penyelidikan, kami berhasil mengamankan empat motor serta joki dan mekaniknya,” ujar Kompol La Ode.
Pemeriksaan awal menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari modifikasi kendaraan yang tidak sesuai aturan hingga kelengkapan administrasi yang tidak sah. Motor-motor tersebut dinilai sangat berbahaya jika digunakan di jalan raya.
“Balap liar jelas melanggar hukum. Banyak motor tidak standar dan tidak lengkap. Kami lakukan penilangan, dan kendaraan akan ditahan minimal tiga bulan,” tegasnya.
Dua joki sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. Polisi juga mengamankan dua mekanik yang diduga menyiapkan sepeda motor khusus untuk balap liar.
Salah satu mekanik, Riski, mengakui bahwa dirinya melakukan penyetelan mesin untuk dua motor berbeda. “Biasanya saya nyetel malam. Dua motor itu memang disiapkan untuk dua joki,” ucapnya.
Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya unsur taruhan di balik aksi balap liar tersebut.
“Unsur perjudian masih kami kaji. Kami butuh pendalaman lebih lanjut untuk memastikan apakah ada taruhan dalam kegiatan ini,” kata Kompol La Ode.
Seluruh pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polresta Samarinda. Polisi memastikan akan meningkatkan patroli di lokasi rawan demi mencegah aksi balap liar yang dapat membahayakan nyawa banyak orang. (rb)
Editor: Agus S




