BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni Bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti mengunjungi perpustakaan nasional RI beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut guna menelusuri layanan dan inovasi literasi nasional, yang dapat ditiru di Perpustakaan Daerah Bontang.
Di gedung megah 24 lantai itu, kunjungan diterima oleh Suharyanto, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, serta dipandu Yeri Nurita dan Salamun Ababil yang memaparkan berbagai inovasi layanan Perpusnas. Dari ruang anak dan disabilitas, koleksi naskah nusantara, hingga layanan digital seperti iPusnas, e-Resources, Khastara, dan OneSearch.id.
Tak heran bila Perpusnas RI dinobatkan oleh UNESCO melalui penghargaan Jikji Memory of the World Prize 2024, atas kiprahnya melestarikan naskah-naskah bersejarah nusantara. Sebuah bukti nyata bahwa perpustakaan adalah penjaga peradaban bangsa.
Dai kunjungan itu, Neni ingin semangat literasi itu kini dibawa pulang ke Bontang. Agar Kota Taman menjadi kota cerdas, berbudaya, dan berdaya saing global.
“Semoga inovasi dan literasi nasional yang kita bawa ini semakin tumbuhkan minat baca, dan jadikan literasi sebagai gaya hidup masyarakat kita,” ujarnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




