Waskita Karya Garap Jalan Kompleks Yudikatif IKN Senilai Rp1,9 Triliun

NUSANTARA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) resmi menandatangani kontrak pembangunan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan nilai proyek mencapai Rp1,9 triliun. Proyek tersebut mencakup pembangunan jalan kawasan Kompleks Yudikatif yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan baru Indonesia.

Penandatanganan kontrak dilakukan di Auditorium lantai 2 kantor Otorita IKN (OIKN), disaksikan oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dan Direktur Sarana Prasarana Sosial OIKN, Agus Ahyar.

Basuki menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari batch kedua pembangunan kawasan Yudikatif-Legislatif yang mulai dikerjakan setelah penyesuaian tender rampung.

“Kalau pembangunan gedungnya kontrak November, sementara kontrak yang ditandatangani Jumat (31/10) kemarin untuk kawasan pendukung di Yudikatif. Jalannya dulu dibangun supaya nanti akses ke gedung-gedung utama sudah siap,” ujar Basuki di Auditorium OIKN, Rabu (29/10/2025).

Dalam proyek ini, Waskita Karya akan mengerjakan pembangunan jalan utama dan Multi Utility Tunnel (MUT), instalasi mekanikal-elektrikal, serta fasilitas pedestrian dan jalur pesepeda. Pekerjaan juga mencakup enam jembatan pelengkung, sepuluh box culvert cross drain, serta konstruksi dinding penahan tanah di beberapa titik.

Baca Juga:  IKN Gelar Sayembara Desain Pusat Kebudayaan Nusantara Mulai 5 November

Total panjang jalan yang dibangun mencapai 6,418 kilometer, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2027. Adapun ruas jalan yang akan digarap meliputi:

  • Kolektor Jalan Sekunder ROW 36 sepanjang 1,88 km
  • Botanical Garden ROW 24 sepanjang 1,115 km
  • Sumbu Tripraja ROW 24 sepanjang 1,68 km
  • Sumbu Tripraja ROW 16 sepanjang 0,459 km
  • Grande Barat ROW 44 sepanjang 1,268 km

Proyek ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar kawasan pemerintahan IKN, memastikan konektivitas antarfasilitas utama dapat terwujud sebelum gedung-gedung utama mulai dibangun. (MK)

Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.