BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memaparkan sejumlah capaian signifikan yang berhasil diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sepanjang tahun 2025.
Berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren yang positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu capaian utamanya adalah turunnya tingkat kemiskinan menjadi 3,21 persen. Angka ini mencerminkan keberhasilan berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan secara terintegrasi oleh pemerintah daerah.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bontang juga mencatatkan angka tinggi, yakni 83,04. Capaian tersebut menunjukkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat yang terus mengalami peningkatan.
Tak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pun mengalami penurunan yang dari sebelumnya 7,06 persen, kini menjadi 6,36 persen. Penurunan ini menjadi indikator membaiknya kondisi ketenagakerjaan di Kota Taman.
“Capaian ini adalah hasil dari berbagai program intervensi, mulai dari bantuan perlengkapan sekolah, pemberian laptop bagi tenaga pendidik, program kesehatan Gercep Zero Stunting, hingga layanan kesehatan gratis,” ucapnya, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, Agus Haris turut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, yang dimana pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tanpa ada dukungan dari masyarakat luas.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ulama, organisasi keagamaan dan seluruh lapisan masyarakat adalah simpul penting. Pembangunan yang kuat tidak hanya dibangun dengan fisik, tetapi juga dengan doa dan kebersihan hati,” tambahnya.
Sehingga dengan pencapaiannya tersebut, Pemkot Bontang optimistis dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan pembangunan di tahun-tahun mendatang.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




