Oknum ASN Terkait Proyek Fiktif Ratusan Juta Akhirnya Ditahan

BONTANG – Seorang oknum ASN berinisial NR (44), resmi ditahan oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Bontang atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan proyek fiktif senilai ratusan juta rupiah, pada Rabu, 30 Juli 2025.

Modus terduga bermula dari penawaran sejumlah proyek pengadaan barang di Kelurahan Guntung kepada para korban, yang ternyata tidak pernah ada. Terduga menjanjikan pekerjaan pengadaan seragam, barang elektronik, hingga peningkatan infrastruktur kepada 2 korban, yakni MBE dan AAJ, yang kemudian menyerahkan sejumlah dana untuk melaksanakan proyek tersebut.

Berdasarkan keterangan korban, proyek yang dikerjakan seperti pengadaan seragam MTQ, laptop, printer, hingga stimulan posyandu, seluruhnya tidak dibayarkan oleh pihak kelurahan. Bahkan, setelah dilakukan klarifikasi ke pihak Kelurahan Guntung, diketahui bahwa proyek tersebut tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Total kerugian yang dialami korban MB mencapai Rp180 juta, sementara AAJ mengalami kerugian sekitar Rp250 juta. Dana pembelian barang langsung kepada terduga tanpa adanya kontrak kerja atau Surat Perintah Kerja (SPK) yang sah.

Baca Juga:  Tiang Listrik Roboh Timpa Mobil dan Garasi, Diduga Dampak Angin Kencang

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Hari Supranoto, S.H., M.H. membenarkan adanya penahanan terhadap tersangka.

“Tersangka diamankan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup atas tindak pidana penipuan dan penggelapan. Dana yang dihimpun dari korban digunakan untuk kepentingan pribadi dan proyek yang dijanjikan terbukti fiktif,” ujar AKP Hari.

Polres Bontang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran proyek yang tidak disertai dokumen resmi, dan agar tidak mudah tergiur janji pencairan cepat tanpa proses administrasi yang sah. (Rilis Humas Polres Bontang)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.