BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mencatat hingga Selasa (16/9/2025) malam, banjir masih berdampak pada enam kelurahan di wilayah setempat.
Kepala BPBD Bontang melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan, Eko Mashudi, menjelaskan bahwa pendataan dilakukan hingga dini hari pukul 02.00 Wita.
“Enam kelurahan yang terdampak meliputi Guntung, Api-Api, Satimpo, Telihan, Gunung Elai, dan Kanaan,” terang Eko.
Rinciannya, Kelurahan Guntung terdapat 9 RT dengan 208 KK atau 455 jiwa terdampak. Kelurahan Api-Api mencatat 29 RT dengan 1.015 KK dan 3.052 jiwa. Kelurahan Satimpo 2 RT dengan 60 KK dan 160 jiwa. Kelurahan Telihan 6 RT dengan 125 KK dan 325 jiwa. Sementara di Gunung Elai terdapat 6 RT dengan 99 KK atau 379 jiwa, serta di Kanaan 3 RT dengan 81 KK dan 329 jiwa.
Meski begitu, kondisi terkini menunjukkan adanya penurunan debit air. “Berdasarkan pantauan visual, air sungai dari arah hulu sudah menurun. Kondisi laut juga tidak mengalami pasang,” jelasnya.
Meskipun begitu, masih ada sejumlah titik yang tergenang, di antaranya Bontang Permai RT 7 Api-Api dan RT 8 Api-Api belakang Bank Danartha.
Sementara itu, wilayah lain seperti Jalan Bandung I dan II Gunung Telihan sudah surut. Genangan di Gang Semayang bawah PDAM juga berangsur hilang, tersisa sedikit saja.
“Di Jalan Labu Putih, Gunung Elai, masih ada genangan, tetapi hanya mengganggu akses jalan warga dan tidak memasuki rumah,” tambah Eko.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




