BONTANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai mempersiapkan langkah peremajaan kendaraan dinas. Salah satu yang menjadi fokus dalam anggaran perubahan tahun 2025 adalah pengadaan bus baru, untuk menunjang mobilitas kegiatan pemerintahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengatakan bahwa bus lama yang selama ini digunakan pemkot sudah tidak lagi layak operasional. Kondisi tersebut sering kali memaksa pihaknya untuk meminjam kendaraan dari perusahaan, ketika ada kegiatan resmi di luar kota.
“Sudah sering kami pinjam bus dari pihak luar karena yang ada sekarang sudah tua,” terang Aji
Data dari laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP menunjukkan, pengadaan bus senilai sekitar Rp1,1 miliar telah masuk dalam daftar rencana belanja Setda Bontang, bersamaan dengan rencana pengadaan mobil dinas senilai kurang lebih Rp 600 juta.
Namun, Aji menegaskan, pengadaan mobil dinas tersebut bukan untuk kebutuhan internal Sekretariat Daerah. “Untuk mobil dinas itu diperuntukkan pihak luar, bukan Setda,” katanya.
Bus baru yang akan diadakan bukan jenis listrik, melainkan bus konvensional berbahan bakar diesel dengan kapasitas penumpang lebih banyak.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




