SANGATTA – Kemunculan logo PT Kaltim Prima Coal (KPC) pada jersey kontingen Samarinda di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa waktu lalu sempat memicu tanda tanya di publik. Pasalnya, Kutai Timur (Kutim) yang menjadi tuan rumah kejuaraan justru tak menampilkan logo perusahaan tambang batu bara raksasa tersebut, baik di seragam maupun di baliho kegiatan.
Sebagaimana diketahui, keberadaan logo perusahaan pada sebuah event umumnya menandakan adanya dukungan atau sponsorship. Namun pada pelaksanaan Kejurprov PBSI Kaltim 2025, logo PT KPC hanya terlihat di atribut milik kontingen Samarinda. Padahal, Kutim merupakan daerah utama tempat perusahaan tersebut beroperasi.
Menanggapi hal itu, Acting GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) PT KPC, Nanang Supriyadi, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa logo KPC yang terpasang di baju kontingen Samarinda bukan merupakan bentuk dukungan khusus untuk Kejurprov PBSI Kaltim, melainkan hasil dari kerja sama pada kegiatan sebelumnya.
“Kami memang sempat memberikan dukungan kepada PBSI Samarinda untuk kegiatan di bulan Agustus 2025. Namun karena dana cair setelah kegiatan berakhir, mereka memasang logo KPC di event berikutnya, yang kebetulan bertepatan dengan Kejurprov PBSI Kaltim,” terang Nanang, Kamis (30/10/2025).
Sementara itu, kata Nanang, PBSI Kutai Timur selaku tuan rumah tidak mengajukan proposal permohonan dukungan kepada KPC untuk kegiatan tersebut. “Kami tidak ingin berkomentar banyak, tapi perlu kami sampaikan bahwa KPC selalu terbuka untuk mendukung kegiatan olahraga di Kutim. Namun tentu harus melalui mekanisme yang berlaku, yaitu pengajuan proposal resmi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan KPC terhadap masyarakat Kutai Timur tetap besar dan konsisten. Ke depan, bila PBSI Kutai Timur mengajukan proposal kegiatan seperti Bupati Cup 2025 atau event olahraga lainnya, KPC siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku.
“Semua proposal yang masuk akan kami proses melalui sistem internal. Besaran dukungannya disesuaikan dengan kondisi dan kelayakan kegiatan yang diajukan,” tambah Nanang.
Selain bulutangkis, PT KPC selama ini telah aktif mendukung berbagai kegiatan olahraga di Kutai Timur, mulai dari Persikutim United, Bupati Cup, FORSGI, hingga cabang olahraga seperti taekwondo, tinju rakyat, fun run, dance sport, dan boccia.
“Kami tetap berkomitmen menjadi mitra masyarakat Kutai Timur, khususnya dalam pengembangan kegiatan olahraga dan pembinaan atlet daerah,” tutup Nanang.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




