Guru SLTA se-Bontang Ikuti Lomba Bekesahan Inisiasi Panji Beber

BONTANG – Panji Beber kembali menggelar Lomba Bekesahan pada 2025, namun dengan konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika pada 2024 lomba ditujukan untuk pelajar tingkat SLTA se-Kota Bontang dengan tema Pusaka Nusantara, maka tahun ini perlombaan diikuti oleh para guru SLTA dengan mengangkat tema Pahlawan.

Acara ini berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, di Resto Bontang Nusantara dan berjalan sukses serta penuh antusiasme.

Ketua Panitia, Jeprianto Mambua, menjelaskan bahwa perubahan tema dilakukan berdasarkan masukan dari berbagai pihak agar lebih relevan dengan momentum Hari Pahlawan. “Untuk Lomba Bekesahan tahun 2025 ini bukan lagi tentang Pusaka Nusantara. Temanya beralih menjadi Pahlawan untuk menyemarakkan Hari Pahlawan. Pesertanya adalah Bapak dan Ibu Guru se-Kota Bontang. Semua peserta mendapatkan apresiasi berupa uang saku, sertifikat, dan plakat,” ujarnya.

Ketua Umum Panji Beber, Begawan Ciptaning Mintaraga, menekankan bahwa lomba tahun ini memiliki kaitan kuat dengan Hari Pahlawan sekaligus Hari Guru. Menurutnya, guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang perannya sangat besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. “Tanpa peran guru, kita tidak bisa menjadi seperti sekarang. Terlebih maraknya fenomena kriminalisasi terhadap guru di beberapa daerah menjadi bahan renungan kita semua. Karena itu Panji Beber membuat acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada guru-guru tingkat SLTA di Bontang,” terangnya.

Baca Juga:  Pintu Masuk Harus Diperlebar, Pasar Citra Mas Loktuan Belum Siap Dioperasikan

Lomba Bekesahan Pahlawan Nasional yang dilaksanakan di Ruang Dayak, Resto Bontang Nusantara, dibuka secara resmi oleh Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang, Letkol Arh Bayu Adiswisuda. Dalam sambutannya, ia menyinggung keterkaitan Hari Pahlawan dengan sejarah Arhanud. Disebutkannya, pada 10 November 1945 para pemuda berani melawan sekutu dengan menggunakan meriam rampasan Jepang. Peristiwa itu kemudian melandasi penetapan 10 Desember sebagai Hari Artileri Nasional oleh Letjen Oerip Soemohardjo.

Lomba ini menghadirkan tiga juri utama, yakni Agus Susanto, Tommy Johan Agusta, dan Sugeng Suedi — para penggiat seni budaya di lingkungan PT Pupuk Kalimantan Timur yang tergabung dalam Pancanaka. Dewan juri menetapkan Ibu Darmawati dari MAN Bontang sebagai Juara 1 dengan cerita “Colliq Pujie” atau Retna Kencana Colliq Pujie Arung Pancana Toa Matinroe ri Tucae, sosok penyunting naskah Lontara Bugis Kuno yang sangat berpengaruh.

Keberhasilan penyelenggaraan Lomba Bekesahan Pahlawan 2025 ini kian mengukuhkan program Panji Beber dalam menghadirkan edukasi budaya kepada generasi muda secara rutin. Panitia menyampaikan terima kasih kepada PT Pupuk Kaltim, PT Kaltim Multi Boga Utama, Kopkar PKT, dan berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga:  Proyek Renovasi Stadion Bessai Berinta Dianggarkan 10,4 Miliar, Dispopar Target 7 Bulan Rampung

Panji Beber berharap lomba ini menjadi agenda yang selalu dinantikan oleh para pelajar maupun para guru di Kota Bontang sebagai wadah pelestarian budaya dan penghargaan terhadap para pahlawan bangsa.(rls/darman)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.