BONTANG – Angka stunting di Kota Bontang telah turun menjadi 16,34 persen. Penurunan ini disebut sebagai capaian yang membanggakan, namun belum menjadi titik akhir dari upaya percepatan perbaikan gizi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Bachtiar Mabe menyampaikan bahwa untuk penurunan angka stunting telah berdasarkan capaian di tahap terbaru, yang dimana stunting balita sudah mencapai 100 persen dalam pemantauan.
“Akan tetapi, kita jangan cepat berpuas diri, target selanjutnya adalah memastikan angka stunting dapat terus turun, hingga berada di bawah target nasional,” ucapnya, Jumat (12/12/2025).
Tidak hanya berfokus pada kasus stunting, Dinkes Bontang juga sudah menargetkan untuk penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), serta Angka Kematian Bayi (AKB).
Kedua indikator ini dinilai berkaitan erat dengan keberhasilan penurunan stunting, mengingat kesehatan ibu dan bayi menjadi faktor utama dalam tumbuh kembang balita.
“Kita juga ingin menekan angka kematian ibu menjadi nol, dan angka kematian bayi di bawah nasional. Maka dari itu, pastinya kita tidak bisa bekerja sendiri, masyarakat yang mengalami juga harus paham dengan kondisinya, sebagai upaya pencegahan,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




