NUSANTARA — Antusiasme masyarakat mengunjungi Ibu Kota Nusantara mencapai puncaknya pada hari terakhir libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang bertepatan dengan masa libur sekolah. Hingga Minggu (4/1/2026) sore, kawasan inti pemerintahan IKN dipadati puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah.

Berdasarkan data pos pemeriksaan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat, tercatat sebanyak 10.981 kendaraan masuk ke kawasan IKN hingga pukul 18.07 Wita. Jumlah tersebut terdiri atas 3.506 sepeda motor, 7.458 mobil, serta 17 unit bus dan minibus.
Dengan asumsi kapasitas kendaraan yang melintas, jumlah pengunjung yang memasuki Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) diperkirakan mencapai sekitar 37.136 orang dalam satu hari.
“Sebanyak itu pengunjung yang hadir,” ujar Helena Lin Legi, salah satu ASN Otorita Ibu Kota Nusantara yang bertugas piket di KIPP selama libur Nataru.
Ia menjelaskan, data tersebut telah direkap dan menjadi bagian dari laporan internal, termasuk untuk disampaikan ke jajaran kedeputian terkait sebagai bahan evaluasi pengelolaan kunjungan publik ke IKN.
Pantauan di lapangan menunjukkan lonjakan kendaraan menyebabkan hampir seluruh kantung parkir yang disiapkan penuh. Area parkir di Rest Area, Sumbu Timur, hingga Taman Kusuma Bangsa terisi maksimal sejak siang hari.
Selain itu, ratusan kendaraan roda dua terlihat parkir di sepanjang jalan dekat Pos Sumbu Barat akibat keterbatasan ruang parkir. Kepadatan pengunjung juga terlihat menyebar di berbagai titik dalam KIPP, mulai dari kawasan Kemenko 1 dan 2, selasar Kemenko 3, hingga Jalan Grande.
Salah satu titik yang paling menyita perhatian pengunjung adalah akses menuju Istana Negara. Antrean panjang terlihat di Jalan Grande, dengan pengunjung bergantian masuk untuk melihat bangunan Istana dari jarak dekat dan mengabadikan momen kunjungan mereka.
Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari luar daerah. Beberapa di antaranya diketahui datang dari Solo, Jawa Tengah, dan wilayah lain di Pulau Jawa.
Tingginya minat masyarakat di hari terakhir libur Nataru ini kembali menegaskan daya tarik IKN sebagai destinasi baru, sekaligus menjadi catatan penting bagi pengelola untuk pengaturan arus kendaraan dan pengunjung ke depan.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S




