BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menggelar silaturahmi bersama perangkat RT Kelurahan Berbas Pantai dan Kelurahan Tanjung Laut di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menjadi ajang penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.
Sebanyak 24 RT dari Kelurahan Berbas Pantai dan 28 pengurus RT Kelurahan Tanjung Laut turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan komitmennya dalam penanganan banjir yaitu pembangunan folder di wilayah Tanjung Laut. Pembangunan folder ini ditujukan sebagai upaya penanggulangan banjir sekaligus pengembangan potensi wisata kota.
“Kita ingin Bontang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Ini cita-cita bersama yang harus dimulai dari lingkungan RT,” ujar Neni.
Wali kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus RT beserta perangkatnya, atas dedikasi dalam menjaga lingkungan dan pelayanan warga. Ia menekankan pentingnya transformasi sosial di tengah masyarakat, salah satunya melalui penggalakan Program Tengok Tetangga untuk meningkatkan kepedulian sosial, kesehatan mental, serta kewaspadaan terhadap narkoba, HIV, dan berbagai permasalahan sosial lainnya.
Selain itu, setiap RT diminta mengontrol pengelolaan bank sampah agar residu dapat ditekan hingga 5 persen. Program ini sejalan dengan target Pemerintah Kota Bontang menjadikan kota sebagai salah satu kota terbersih, yang diawali dengan gerakan bersama dari tingkat RT.
“Ini tidak mudah, tapi harus kita lakukan bersama. Setiap RT harus aktif mengelola bank sampahnya, menjaga kebersihan, dan lingkungan,” tegasnya.
Neni juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan RT, termasuk bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga Rp50 juta serta seribu lima ratus lebih sambungan gas. Seluruh RT diminta mendata kondisi pos kamling, bank sampah, RTLH, serta program-program yang belum tuntas agar segera diselesaikan.
Menjelang pelaksanaan Musrenbang, wali kota juga mengingatkan pentingnya rembug RT sebagai dasar perencanaan pembangunan yang partisipatif.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




