BONTANG – Jumlah warga miskin di Kota Bontang pada 2025 tercatat 17.053 individu. Data itu berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Jumlah ini meningkat dibanding data sebelumnya yang berjumlah 16.384 individu.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan, bertambahnya angka lantaran telah melalui tahap pembenahan data yang kini lebih akurat dan terintegrasi secara nasional.
“Data ini benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Lebih baik datanya naik, tapi valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari RT, kelurahan, hingga penyesuaian oleh Kementerian Sosial RI. Hasil akhir tersebut menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan penanganan kemiskinan di daerah.
Menurutnya dengan data yang akurat, intervensi pemerintah dapat lebih tepat sasaran, baik melalui bantuan sosial, program pemberdayaan ekonomi, maupun layanan dasar lainnya. Untuk itu, pembaruan secara berkala diperlukan.
“Kalau datanya tidak tepat, bantuannya juga tidak akan tepat. Karena itu kami fokus memastikan basis data kemiskinan ini bersih dan sinkron,” tegasnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




