Kapolres Kutim Turun Langsung Periksa Bus Perusahaan, Tekan Risiko Kecelakaan

SANGATTA – Polres Kutai Timur tak ingin kecelakaan lalu lintas mencoreng arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam 2026, bus angkutan karyawan perusahaan yang beroperasi di Kutim menjadi sasaran pemeriksaan ketat, Minggu (01/03/2026).

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto turun langsung bersama Kasatlantas melakukan pengecekan armada. Ia menegaskan target utama pengamanan tahun ini adalah zero kecelakaan lalu lintas.

“Kami menargetkan zero laka lantas. Jangan sampai ada kelalaian, apalagi kendaraan mengangkut banyak penumpang. Semua harus dipastikan benar-benar layak jalan,” tegas Fauzan.

Menurutnya, bus angkutan karyawan memiliki tingkat risiko tinggi karena mengangkut puluhan penumpang dengan rute yang relatif jauh dan intensitas perjalanan yang padat.

Pemeriksaan dilakukan menyeluruh. Petugas mengecek sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, kaca spion, hingga kelengkapan administrasi kendaraan dan surat izin pengemudi.

Selain aspek teknis, Satlantas juga mengingatkan para sopir agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah. Faktor kelelahan disebut sebagai salah satu pemicu utama kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Banjir Rendam Mentawir, 54 Rumah dan 147 Jiwa Terdampak di Sepaku

“Faktor kelelahan sering menjadi penyebab laka. Kami imbau sopir istirahat cukup sebelum bertugas,” ujarnya.

Kapolres juga meminta manajemen perusahaan ikut bertanggung jawab memastikan armada selalu dalam kondisi prima dan pengemudi memiliki kompetensi serta kesehatan yang memadai.

“Keselamatan bukan hanya tugas polisi. Perusahaan harus disiplin dalam perawatan kendaraan dan pengawasan sopir,” tandasnya.(MK)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.