BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang bakal mengajukan pengadaan senapan bius, untuk menangani kasus buaya yang semakin marak kemunculannya belakangan ini.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan usulan ini menjadi solusi untuk langkah pertama dalam penanganan dan evakuasi buaya.
Adapun usulan tersebut rencananya dimasukkan dalam anggaran perubahan 2026. Senapan bius dinilai menjadi solusi untuk menangani dan mengevakuasi buaya yang kerap muncul di perairan pesisir Bontang.
“Kita usulkan sekitar 5 pucuk senapan. Anggota kami juga sudah terlatih melalui program Basarnas,” katanya
Nantinya, senapan tersebut dibagi ke pos-pos pemadam yang terdapat di Loktuan, Berbas, dan Mako yang berada di Jalan Piere Tandean, Kelurahan Bontang Kuala
Pihaknya hingga saat ini masih melakukan penangkapan dengan alat yang terbatas. Mereka juga harus menunggu air surut untuk melakukan penangkapan
Dengan penggunaan senapan bius ini, kedepannya proses penanganan buaya lebih aman. Petugas dapat menindak dari jarak jauh tanpa harus mendekati predator.
Adapun kesiapan regulasi penggunaan senjata telah dikoordinasikan bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Sub Sumber Daya Pesisir.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




