Bikin Bangga! Zhafa, Siswa SMA dari Bontang Raih Medali Perak di Olimpiade Sains Internasional, Filipina

BONTANG – Pelajar Bontang kembali mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Muhammad Zhafa Al Ghifari, siswa SMA Yayasan Pupuk Kaltim ini sukses menorehkan prestasi gemilang di Philippine International Math and Science Olympics (PIMSO) 2026.

Di bidang sains, Zhafa sapaan akrabnya berhasil mendapatkan medali perak di babak final dan medali emas di babak penyisihan.

Dijelaskan Novi Apriany, ibunda Zhafa, bahwa babak Final PIMSO 2026 berlangsung di Davao City pada 27 Februari – 2 Maret 2026 di Dusit D2 Davao Hotel, Filipina. Ajang tahunan bergengsi ini diselenggarakan oleh International Champions in Education (ICE) dari Filipina.

Tahun ini, PIMSO diikuti oleh perwakilan 15 negara, dari level TK, SD, SMP hingga SMA. Soal-soal PIMSO di bidang sains meliputi biologi, fisika, kimia, ilmu bumi dan lingkungan, serta ilmu luar angkasa.

Salahsatu karya digital drawing Zhafa. (Dok pribadi)

Hebatnya lagi, Zhafa merupakan neurodivergent survivor (ADHD & Asperger). Ia ingin prestasinya ini mampu memotivasi para neurodivergent survivor lainnya. “Bahwa keterbatasan tidaklah menghalangi diri untuk dapat berinteraksi dan berkompetisi di tingkat global sesuai dengan bidang yang minati,” ungkap Novi.

Baca Juga:  Optimalkan Pendapatan, Wawali Minta Transaksi Non-Tunai Ditingkatkan

Dikatakan Novi, Zhafa sangat bersyukur memiliki kesempatan mengikuti olimpiade sains ini karena sedari kecil ia tertarik bidang zoologi dan paleontologi dengan hobi digital drawing.

Minat khususnya dalam menggambar secara digital tersebut telah Zhafa abadikan dalam Instagram miliknya. Zhafa mampu mengekspresikan kesukaannya menggambar dinosaurus dan ekosistem sekitarnya secara presisi dan detail.

“Zhafa bercita-cita menjadi Dokter Hewan atau mendedikasikan ilmunya sebagai peneliti,” tambahnya.

Kedua orangtua Zhafa pun mengaku bersyukur atas pencapaian putranya tersebut. Mereka berterima kasih atas dukungan pihak sekolah SMA Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) atas lingkungan sosial yang kondusif dan juga berperan penting dalam perkembangan Zhafa, baik itu dari para pengajar maupun teman-temannya.

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.