Porprov Kaltim 2026 Berpotensi Mundur ke 2027, Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) mengatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur berpotensi ditunda hingga 2027.

Adapaun pelaksanaan awal, rencananya digelar pada November 2026 di Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi menyatakan hal itu disampaikan setelah melakukan rapat koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga se-Kalimantan Timur yang berlangsung di Samarinda bersama KONI Provinsi Kaltim.

Hal yang menjadi isu utama yakni terkait kesiapan anggaran di daerah. Berdasarkan hasil pembahasan dalam rapat koordinasi, 10 kabupaten/kota menyarankan hal tersebut.

“Hanya dua daerah yang siap pembiayaan penuh untuk Porprov, yaitu Berau dan Balikpapan, sementara tempat lain belum termasuk Bontang” pungkasnya, Rabu (11/3/2026).

Padahal pelaksanaan Porprov VIII telah dijadwalkan sejak pelaksanaan Porprov di Berau pada 2024 lalu.

“Karena ternyata muncul isu efisiensi ini kita terkendala,” ujarnya.

Kebutuhan anggaran tidaknya hanya terkait dana pelatihan atlet, namun secara keseluruhan seperti seragam, transportasi, akomodasi, penginapan, uang saku dan uang bonus bagi peraih mendali.

Baca Juga:  Bocah 12 Tahun Diterkam Buaya Saat Berenang di Loktuan

Jika dipaksakan tetap 2026 dengan APBD perubahan. Anggaran perubahan biasanya baru selesai sekitar akhir September dan itu sangat mepet dengan jadwal pelaksanaannya di Bulan November.

Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan waktu pengadaan perlengkapan, hingga potensi kekurangan administrasi dalam laporan pertanggungjawaban anggaran.

“Rawan, karena waktunya singkat proses administrasi seperti SPJ juga rawan bermasalah,” tuturnya.

Selain itu, diperkirakan sekitar 7.000 atlet dan offisial akan hadir. Namun ketersediaan penginapan, transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya dinilai belum sebanding dengan kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan.

Jika penundaan Porprov disepakati, maka kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada triwulan pertama 2027, “Kalau disepakati bisa jadi sekitar Bulan Maret,” selanya.

Penjadwalan itu juga mempertimbangkan agenda Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang diperkirakan akan berlangsung pada Mei atau Juni 2027, sehingga pelaksanaan tidak berdekatan.

Karena Paser merupakan tuan rumah maka keputusan final mengenai jadwal Porprov VIII Kaltim masih menunggu keputusuan Panitia Besar (PB) Porprov mereka.

Baca Juga:  Muhammadiyah Gelar Salat Iduladha, Sofyan Hasdam Isi Khutbah di Stadion Bessai Berinta

“Keputusaanya harus bulan ini, karena bulan ini terakhir membahas untuk anggaran tahun depan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.