BONTANG – Kasus dugaan tabrak lari yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Selasa (17/3/2026) kemarin hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Penanganan kasus tersebut terkendala minimnya alat bukti serta keterangan saksi di lokasi kejadian tersebut.
Dari hasil konfirmasi, pihak kepolisian menyebutkan bahwa saat ini proses yang dilakukan masih sebatas pengumpulan keterangan dari para saksi. Belum ada barang bukti kuat yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
“Masih dalam proses penyelidikan, karena minimnya alat bukti dan saksi. Saat ini kami masih meminta keterangan dari saksi-saksi,” ucap Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, Rabu (18/3/2026).
Selain itu, upaya penelusuran melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) juga mengalami hambatan. Sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian, diketahui dalam kondisi rusak, sementara kamera yang sudah aktif tidak, mengarah langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Banyak CCTV yang rusak, dan yang mengarah ke TKP tidak ada,” tambahnya.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor, guna membantu mengungkap kasus tabrak lari ini.
Sebelumnya dalam kasus tersebut, seorang anak perempuan berusia sekitar 3-4 tahun menjadi korban dugaan tabrak lari, yang dimana korban langsung ditemukan oleh orang tuanya dalam keadaan tergeletak dengan kondisi memprihatinkan.
Korban mengalami luka berat di bagian kepalanya, sehingga saat korban langsung dilarikan ke RSUD Taman Husada Bontang untuk penanganan medis, korban tidak dapat diselamatkan.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




