Politisi Ikut Bertanding, WGB Samarinda Tembus Semua Kalangan

SAMARINDA – Tren permainan Water Gel Blaster (WGB) di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda, terus menunjukkan peningkatan signifikan. Permainan simulasi tempur menggunakan peluru gel air ini kini tidak hanya digemari kalangan anak muda, tetapi juga mulai menarik perhatian pejabat publik.

Salah satu yang ikut meramaikan adalah Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, yang turun langsung mengikuti kompetisi WGB di Halaman Parkir Honda Astra, Jalan M. Yamin, Jumat (27/3/2026) malam. Dalam debut perdananya, ia bahkan berhasil meraih juara pertama.

Usai pertandingan, Reza mengaku bangga dengan antusiasme komunitas WGB di Samarinda. Ia menilai permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai positif dalam membentuk karakter.

“Kami sangat mengapresiasi permainan ini. WGB mampu membangkitkan semangat anak muda melalui aktivitas yang positif. Selain mengasah kemampuan teknis, juga melatih pengendalian emosi, mental, dan strategi,” ujarnya.

Ia mengaku baru membeli perlengkapan WGB beberapa jam sebelum bertanding. Namun hasil yang diraih justru di luar dugaan.

Baca Juga:  Bawa Audit ke Kemenkeu, Bupati Kukar Target Lunasi Utang Rp820 Miliar Maret 2026

“Alhamdulillah bisa langsung juara. Ke depan, kita berharap olahraga seperti ini bisa berkembang di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim,” tambahnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Edi, menjelaskan bahwa komunitas WGB Samarinda berkembang dari aktivitas sederhana hingga kini mampu menggelar event yang lebih besar dengan dukungan sponsor.

“Ini event ketiga kami. Awalnya hanya di Taman Bebaya, sekarang sudah mendapat dukungan dari Honda Astra Motor. Ada 40 peserta yang terbagi dalam 8 tim,” jelasnya.

Dalam pertandingan, setiap tim beradu poin dengan menembak tiga target utama yang telah ditentukan panitia.

Edi juga menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan WGB. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan perlengkapan pelindung seperti helm, jaket, dan celana panjang.

“Kami selalu mengingatkan agar permainan ini dilakukan di area khusus, bukan di jalan atau tempat umum. Keamanan harus diutamakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua panitia Andi Imran menyatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar kegiatan ke depan semakin tertata dan profesional.

Baca Juga:  Semangat Pemuda Berbuah Prestasi, Kaltim Masuk 10 Besar Nasional IPP 2025

“Kami akan terus memperbaiki teknis di lapangan. Yang penting tetap menjaga sportifitas dan silaturahmi antar peserta,” ujarnya.

Dengan perkembangan yang pesat, WGB kini mulai dipandang sebagai salah satu alternatif olahraga rekreasi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kedisiplinan di kalangan masyarakat. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.