Halal Bihalal Alumni HIPMA-KT: Wacana Asrama Mahasiswa Menguat

SANGATTA – Halal bihalal alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA-KT) yang digelar di Ruang Panel DPRD Kutai Timur, tak berhenti pada seremoni tahunan. Forum ini menjelma menjadi ruang konsolidasi lintas generasi yang memunculkan agenda strategis, terutama di sektor pendidikan.

Salah satu isu yang mengemuka adalah kebutuhan mendesak pembangunan asrama mahasiswa bagi pelajar Kutai Timur yang menempuh pendidikan di luar daerah. Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menilai keberadaan asrama merupakan bentuk dukungan konkret yang selama ini belum terpenuhi.

“Ini bisa kita wujudkan secara bertahap, termasuk melalui pemanfaatan dana CSR. Kuncinya kolaborasi,” tegasnya saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut sejumlah kota tujuan utama mahasiswa Kutim seperti Samarinda, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, hingga Malang sebagai prioritas pembangunan. Tingginya jumlah mahasiswa Kutim di kota-kota tersebut dinilai menjadi alasan kuat perlunya fasilitas penunjang yang representatif.

Gagasan ini langsung mendapat sambutan positif dari para alumni. Selain membantu meringankan beban ekonomi mahasiswa, asrama juga dinilai strategis sebagai pusat pembinaan karakter dan penguatan jejaring antar mahasiswa Kutai Timur di perantauan.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Tolak Pungutan Biaya Asrama di SMAN 10 Samarinda

Di sisi lain, forum halal bihalal ini juga menjadi pintu masuk menuju agenda besar organisasi, yakni Musyawarah Besar (Mubes) HIPMA-KT yang dijadwalkan pada 15 April 2026. Agenda tersebut disebut-sebut akan menjadi penentu arah gerak organisasi ke depan.

Ketua panitia kegiatan, Arif Bolly, menegaskan bahwa momentum halal bihalal harus dimaknai lebih dari sekadar ajang temu kangen.

“Kami ingin ini jadi titik awal kolaborasi nyata. Bukan hanya kumpul, tapi bergerak untuk daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Ikatan Alumni (IKA) dalam membina mahasiswa aktif agar potensi yang dimiliki bisa berkembang secara terarah dan berkelanjutan.

“Potensi adik-adik kita besar. Tinggal bagaimana alumni hadir untuk mengarahkan dan membuka jalan,” tambahnya.

Arif berharap dukungan penuh dari seluruh alumni untuk menyukseskan Mubes mendatang. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting yang berkaitan langsung dengan masa depan HIPMA-KT.

Suasana keakraban yang terasa sepanjang kegiatan menjadi modal awal terbentuknya konsolidasi yang lebih kuat. Alumni lintas generasi yang hadir sepakat, sinergi yang terbangun harus berujung pada kontribusi nyata bagi pembangunan Kutai Timur khususnya dalam memperkuat sektor pendidikan.

Baca Juga:  Diduga Langgar RTRW, THM di Pelita 3 Dipastikan Disegel Pemkot Samarinda

“Kalau kita solid, bukan tidak mungkin asrama ini benar-benar terwujud dan jadi legacy untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.