Rencana Kebijakan WFH, Kupon BBM Kendaraan Dinas Bakal Dikurangi

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana melakukan penyesuaian terhadap kupon Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan dinas, seiring rencana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyebut setiap kendaraan dinas saat ini telah memiliki jatah kupon BBM. Namun, dengan adanya kebijakan WFH yang akan mengurangi mobilitas pegawai, maka jatah tersebut dipastikan ikut disesuaikan.

“Memang ada kupon jatah bensin untuk setiap mobil dinas. Dengan WFH, kemungkinan besar akan dikurangi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengurangan kupon BBM ini menjadi bagian utama dari upaya efisiensi yang ingin dicapai Pemkot Bontang. Sebab, selama ini penggunaan kendaraan dinas menjadi salah satu penyumbang konsumsi BBM di lingkungan pemerintah.

“Penghematannya memang di situ, dari penggunaan BBM. Jadi otomatis akan direduksi,” jelasnya.

Meski dilakukan pengurangan, Agus Haris memastikan operasional layanan publik tidak akan terganggu. Kendaraan dinas yang digunakan untuk pelayanan langsung kepada masyarakat maupun tugas lapangan tetap akan disesuaikan kebutuhannya.

Baca Juga:  Dispopar Minta Pedagang Lang-Lang Bersurat Soal Usulan Retribusi Pujasera

“Yang pelayanan tetap jalan, tentu akan disesuaikan. Tidak mungkin kita hambat,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.