PENAJAM PASER UTARA — Aktivitas Pasar Rabu di Desa Suka Raja kini memiliki lokasi baru setelah difasilitasi pemerintah desa bersama unsur Dusun Semoga Jaya. Mulai pekan ini, puluhan pedagang akan kembali menggelar lapak di area relokasi tersebut.
Lokasi baru pasar tumpah ini berada di lahan kosong milik pemerintah desa di samping PAUD Semoga Jaya, RT 21 Dusun Semoga Jaya, Kecamatan Sepaku. Akses menuju lokasi relatif mudah karena berada sekitar 100 meter dari jalan raya dengan jalan beton.
Ketua RT setempat, Waras Rahmad Abdillah, menyebut lokasi ini dinilai lebih aman karena tidak berada di jalur utama kendaraan.

“Aman dari lalu-lalangnya kendaraan jalan provinsi besar, jadi lebih aman untuk pedagang dan pembeli,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa relokasi pasar ini mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk camat dan pihak kepolisian.
Pengelolaan pasar tumpah ini berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulya Jaya dengan tetap melibatkan koordinasi bersama masyarakat sekitar.
Menurutnya, keberadaan Pasar Rabu memiliki peran penting dalam menjaga roda ekonomi masyarakat, baik bagi petani sayur maupun pedagang kecil.
“Ini juga urusan perut. Orang lokal dan luar sama-sama cari nafkah. Dengan adanya pasar ini, ekonomi desa bisa terus bergerak,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional pasar, warga setempat turut bergotong royong menyiapkan lahan, mulai dari merapikan area hingga menebar rumput agar lebih layak digunakan.
Sebelumnya, sempat muncul rencana pemindahan Pasar Rabu ke wilayah Tengin Baru. Namun, mayoritas pedagang menolak karena ingin tetap berjualan di kawasan Suka Raja yang sudah dikenal sebagai pusat aktivitas pasar.
Kepala Dusun Semoga Jaya, Nurul Hofi, bahkan menyebut Pasar Rabu telah menjadi “brand” ekonomi desa yang tidak mudah dipindahkan ke luar wilayah.
Hal senada disampaikan salah satu pedagang, Abdul Rahman, yang menegaskan keinginan para pedagang untuk tetap berjualan di Suka Raja meski berpindah titik lokasi.
“Kami maunya tetap di Sepaku Dua. Yang penting masih di Suka Raja, walaupun di tempat baru,” ujarnya.
Dengan adanya lokasi baru ini, diharapkan aktivitas Pasar Rabu dapat kembali berjalan normal, sekaligus menjaga perputaran ekonomi masyarakat tetap hidup di kawasan tersebut. (MK)
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S




