BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, melalui rapat pimpinan yang digelar, Senin (13/4/2026) di Ruang Rapat Utama, Kantor Wali Kota Bontang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sekolah Rakyat, dari Kementerian Pekerjaan Umum, di Selasa (7/4/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa untuk progres pembangunan Sekolah Rakyat, harus tetap dilanjutkan dengan percepatan, meskipun masih menghadapi sejumlah kendala.
“Pematangan lahan menjadi tanggung jawab daerah dan harus segera diselesaikan. Kita bisa memanfaatkan alat berat milik pemerintah, agar lebih efisien tanpa memerlukan anggaran besar,” paparnya.
Selain itu, Neni juga menekankan akan pentingnya percepatan administrasi hibah lahan, agar tidak menjadi hambatan dalam proses pembangunan. Bahkan untuk dokumen lingkungan dan perizinan, diminta agar bisa segera dirampungkan.
“Dari sisi teknis, tim penyelenggara melaporkan bahwa sebagian lahan telah siap dan hanya memerlukan perapihan. Jadi pembahasan di rapat ini, lebih ke kebutuhan infrastruktur pendukung yang mencakup seluruh kawasan sekolah,” jelasnya.
Sebagai hasil rapat, disepakati bahwa pematangan lahan akan segera dilaksanakan mulai April 2026. Selain itu, percepatan perizinan dan dokumen lingkungan, serta penguatan koordinasi lintas dinas menjadi prioritas agar progres pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




