Pemkot Bontang Tegaskan Komitmen Anggaran Pendidikan 20 Persen di Hardiknas 2026

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, dalam mempertahankan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari total APBD saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Kebijakan tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara merata. Menurut Neni, anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik, maupun tenaga pendidik.

Hal ini dinilai penting agar manfaat pembangunan di sektor pendidikan, dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Sejumlah program unggulan pun terus dijalankan secara berkelanjutan.

Di antaranya pemberian beasiswa bagi mahasiswa, bantuan perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, dan buku gratis untuk pelajar, hingga pengadaan laptop guna menunjang kinerja guru dalam pembelajaran berbasis digital.

“Pemkot Bontang mencatat capaian positif di sektor pembangunan manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bontang, saat ini berada di kisaran angka 83, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pendidikan, kesehatan, dan taraf hidup masyarakat,” ucapnya, Sabtu (2/4/2026).

Baca Juga:  Sistem Pengawasan Koperasi Merah Putih Berbeda dengan Swasta

Dalam kesempatan tersebut, Neni juga menyoroti tantangan pendidikan di era modern yang tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi saja, tetapi juga persoalan sosial di kalangan generasi muda.

“Tantangan teknologi dan isu sosial seperti narkoba harus kita lawan dengan penguatan karakter. Di sinilah peran guru menjadi sangat penting, dalam membina mental dan kepribadian siswa,” ujarnya.

Rangkaian peringatan Hardiknas 2026 di Bontang, ditutup dengan penampilan paduan suara dari siswa SDN 006 dan SDN 010 Bontang Selatan.

“Peringatan Hardiknas tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi, sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Sehingga dengan demikian, generasi muda di Bontang diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.