BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan arah pembangunan ke depan, tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan dan kapasitas masyarakat.
Di sektor infrastruktur, pemkot tetap memprioritaskan pembangunan dasar seperti jalan dan drainase, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal dalam perencanaan APBD 2027.
“Beberapa ruas jalan dan drainase tetap menjadi prioritas, karena itu kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, perhatian besar juga diberikan pada peningkatan kualitas SDM. Salah satu indikatornya terlihat dari Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Bontang yang telah mencapai sekitar 32 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata daerah lain.
Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendorong daya saing daerah, khususnya dalam mendukung visi Bontang sebagai kota jasa dan industri.
“SDM yang unggul menjadi kunci. Ini yang terus kita dorong melalui pendidikan,” jelasnya.
Pemkot juga terus mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




