Penipuan Mengatasnamakan OSS RBA Marak, DPMPTSP Bontang Imbau Warga Waspada

BONTANG – Praktik penipuan yang mengatasnamakan layanan perizinan berusaha berbasis risiko atau Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) mulai meresahkan masyarakat. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mengungkapkan telah menerima laporan dari warga terkait modus tersebut.

Sedikitnya tiga orang dilaporkan menerima pesan mencurigakan dari pihak yang mengaku sebagai perpanjangan tangan PTSP Bontang. Pesan tersebut berisi komunikasi yang mengarah pada upaya penipuan, seperti permintaan data maupun iming-iming percepatan layanan.

“Sebenarnya ini masalah nasional. Tiap daerah pasti ada saja kasus penipuan ini,” ujar kepala DPMPTSP, Muhammad Aspiannur, Rabu (6/5/2026).

Fenomena ini pun memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terlebih karena pelaku diduga memanfaatkan data yang berkaitan dengan sistem OSS RBA. Hal itu menimbulkan dugaan bahwa informasi tertentu berhasil diakses secara tidak sah.

“Dengan adanya informasi pribadi yang mereka miliki, ini menunjukkan ada kemungkinan data diambil dari sistem OSS. Namun pengelolaan OSS ini sepenuhnya berada di pusat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Hanya 4 Bulan, Pendapatan PBG Bontang Lampaui Target 2026

DPMPTSP Bontang menegaskan bahwa pihak daerah tidak memiliki kewenangan penuh terhadap sistem OSS, sehingga langkah perbaikan dan pengamanan berada di tangan pemerintah pusat.

Sementara itu, pemerintah daerah hanya dapat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan layanan resmi.

Masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan dari pihak yang tidak jelas, terutama yang meminta transfer uang, data pribadi, atau menawarkan jasa percepatan berbayar. Seluruh layanan resmi OSS hanya dapat diakses melalui kanal resmi pemerintah.

DPMPTSP juga mengajak warga untuk segera melapor jika menemukan indikasi penipuan serupa, guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

“Selalu cek email, biasanya kode billing akan dikirim kesana, tidak hanya lewat WA saja,” tuturnya.(sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.