Renovasi RSUD Gerbang Sehat Mahulu Jadi Langkah Naik Kelas Rumah Sakit

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai mematangkan pembangunan dan renovasi RSUD Gerbang Sehat Mahulu sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di wilayah perbatasan.

Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan pemberian penjelasan atau aanwijzing pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang bangun pembangunan dan renovasi rumah sakit di Ruang Rapat Balkon Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Selasa (12/5/2026).

Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang, membuka kegiatan aanwijzing pembangunan dan renovasi RSUD Gerbang Sehat Mahulu bersama Kementerian Kesehatan RI. Foto: Prokopim Mahulu

Kegiatan dibuka langsung Sekretaris Daerah Mahulu, Stephanus Madang, dan dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja Pengadaan Konstruksi, tim teknis hingga peserta tender proyek.

Program tersebut menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kesehatan sekaligus upaya peningkatan status RSUD Gerbang Sehat Mahulu dari tipe D menjadi tipe C.

Dalam sambutannya, Stephanus Madang menegaskan pembangunan dan renovasi RSUD Gerbang Sehat Mahulu merupakan program strategis yang sangat penting bagi masyarakat Mahulu, khususnya wilayah terpencil dan perbatasan.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit berkualitas menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan layanan kesehatan di daerah 3T.

Baca Juga:  Herd Immunity Jemaah Haji, Vaksinasi Dilakukan Bertahap

“Pemkab Mahulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas dukungan yang diberikan melalui program pembangunan rumah sakit berkualitas ini. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tim teknis dan penyedia jasa agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai target.

Selain kualitas bangunan, proyek juga diminta tepat waktu dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

Stephanus mengingatkan kondisi geografis Mahulu memiliki tantangan tersendiri yang harus dipahami seluruh peserta tender dan pelaksana pekerjaan.

“Kondisi alam Mahulu berbeda dengan daerah lain. Mobilisasi material, akses transportasi sungai, hingga faktor cuaca harus diperhitungkan secara matang. Karena itu diperlukan rekayasa teknik dan manajemen pekerjaan yang benar-benar memahami kondisi lapangan,” tegasnya.

Setelah tahapan aanwijzing, agenda dilanjutkan dengan kunjungan lapangan atau site visit untuk memberikan gambaran langsung terkait lokasi pekerjaan dan kondisi eksisting kawasan pembangunan.

Pemkab Mahulu berharap seluruh peserta tender memiliki pemahaman yang sama terkait ruang lingkup pekerjaan, spesifikasi teknis hingga mekanisme pelaksanaan proyek.

Baca Juga:  Enam Bulan Pimpin Kukar, Aulia–Rendi Bersiap Lakukan Rotasi Kepala OPD Awal 2026

Dengan demikian, pembangunan dan renovasi RSUD Gerbang Sehat Mahulu diharapkan berjalan optimal dan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, representatif dan mudah diakses masyarakat perbatasan Kalimantan Timur. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.