SANGATTA – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, tim gabungan di Kutai Timur (Kutim) bergerak melakukan pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat. Mulai dari pasar tradisional, SPBU, agen LPG subsidi hingga penjualan hewan kurban menjadi sasaran pengecekan, Senin (25/5/2026).
Tim gabungan tersebut terdiri dari unsur Pemkab Kutim, Polres Kutim, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Kejaksaan Negeri Kutim, Disperindag, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Kegiatan diawali dengan apel konsolidasi di Kantor Bupati Kutim yang dipimpin Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim, Noviari Noor. Usai apel, rombongan langsung bergerak menuju sejumlah titik pemantauan di wilayah Sangatta Utara.
Pasar Induk Sangatta (PIS) menjadi lokasi pertama yang didatangi. Di lokasi itu, tim memantau harga serta memastikan stok bahan pokok penting (bapokting) masih aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idul Adha.
Hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil. Namun, harga cabai tercatat mengalami kenaikan akibat pasokan dari luar daerah yang mulai terbatas.
Tak hanya pasar, tim gabungan juga melakukan pengecekan distribusi BBM di SPBU Jalan Pendidikan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pasokan bahan bakar tetap aman selama periode libur hari raya.
Pemantauan berlanjut ke agen LPG subsidi 3 kilogram PT Bustani Bersaudara. Dari hasil pengecekan, stok LPG subsidi dipastikan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, penjualan hewan kurban turut menjadi perhatian tim gabungan. Hewan yang dipasarkan pedagang dipastikan telah menjalani proses karantina dan vaksinasi guna menjamin kondisi kesehatannya.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengatakan kegiatan monitoring tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan lancar.
“Kami bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan langsung di lapangan agar stok bahan pokok, BBM, LPG subsidi, hingga hewan kurban tetap aman dan mencukupi menjelang Idul Adha,” ujarnya.
Dia menegaskan pengawasan akan terus dilakukan guna mencegah potensi penimbunan barang maupun praktik curang yang dapat merugikan masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab Kutim juga telah mengajukan tambahan distribusi (extra dropping) LPG subsidi 3 kilogram kepada pihak Pertamina guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama libur Idul Adha.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




