Saeful Rizal: Putus Sekolah Bukan Berarti Putus Kesempatan Raih Prestasi

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang Saeful Rizal mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap pendidikan nonformal. Menurutnya, anak yang putus sekolah formal masih memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meraih prestasi melalui jalur pendidikan nonformal.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri kegiatan Lepas Kenang Murid SPNF SKB Kota Bontang Tahun 2026.

“Perlu disampaikan kepada masyarakat, bahwa kalau mereka putus sekolah formal bukan berarti putus pendidikannya. Masih ada jalur pendidikan nonformal melalui Sanggar Kegiatan Belajar,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan SPNF SKB menjadi alternatif yang sangat penting, bagi masyarakat yang terkendala melanjutkan pendidikan di sekolah formal. Karena itu, sosialisasi mengenai pendidikan kesetaraan perlu terus diperluas, agar semakin banyak warga mengetahui adanya layanan pendidikan gratis tersebut.

Saeful juga mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih SPNF SKB Bontang. Tahun ini, dua lulusan Paket C berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), yakni Program Studi Teknik Elektro di Institut Teknologi Kalimantan dan Program Studi Peternakan Universitas Mulawarman.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-25, Ketua DPRD Berharap Pembangunan di Bontang Lebih Baik

Selain prestasi akademik, peserta didik SPNF SKB juga mencatatkan berbagai pencapaian di bidang nonakademik. Seorang siswa Paket A menjadi peminjam buku terbanyak di Kota Bontang dan memperoleh apresiasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sementara peserta didik lainnya berhasil meraih prestasi sebagai atlet pencak silat tingkat kota dan provinsi serta tergabung dalam marching band yang mengharumkan nama Kota Bontang hingga tingkat internasional.

Menurut Saeful, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pendidikan kesetaraan mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing dengan lulusan sekolah formal.

“Banyak prestasi yang sudah ditorehkan. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal juga bisa mencetak sumber daya manusia yang unggul jika dikelola dengan baik,” katanya.

Tak hanya itu, alumni SPNF SKB Bontang juga telah berkiprah di berbagai bidang. Sejumlah lulusan diketahui berhasil menjadi anggota TNI, aparatur sipil negara, hingga dipercaya masyarakat menjadi ketua RT setelah memperoleh ijazah kesetaraan.

Di tingkat kelembagaan, SPNF SKB Bontang juga terus menorehkan prestasi. Salah satu pamong belajar pernah meraih penghargaan sebagai Pamong Belajar Inspiratif tingkat nasional, dan mengikuti program peningkatan kompetensi di Australia serta Tiongkok.

Baca Juga:  Retribusi Parkir Tak Capai Target, Dewan Minta Pemkot Beralih ke Digitalisasi

Bahkan, SPNF SKB Bontang ditetapkan sebagai satu-satunya satuan pendidikan nonformal di Kalimantan Timur yang menjadi sekolah model implementasi pembelajaran mendalam oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Saeful berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya mereka yang putus sekolah, untuk kembali melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan.

“Jangan pernah menganggap putus sekolah sebagai akhir dari pendidikan. Masih ada kesempatan untuk belajar, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan nonformal,” tutupnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.