BONTANG – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan dan perizinan, masih mendominasi aktivitas di Mal Pelayanan Publik (MPP) Bontang. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah warga yang setiap hari mendatangi gerai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan kedua instansi tersebut menjadi gerai dengan tingkat kunjungan tertinggi dibandingkan layanan lainnya yang tersedia di MPP.
“Setiap hari layanan PTSP dan Disdukcapil memang paling ramai,” katanya.
Menurutnya, tingginya kunjungan menunjukkan bahwa pengurusan dokumen kependudukan maupun perizinan usaha masih menjadi kebutuhan utama masyarakat. Kehadiran MPP pun dinilai mampu mempermudah proses tersebut, karena berbagai layanan tersedia dalam satu lokasi.
Selain DPMPTSP dan Disdukcapil, masyarakat juga dapat mengakses layanan dari sejumlah instansi lain, seperti BPJS, santunan kematian dari Dinas Sosial, PDAM, hingga Samsat. Seluruh layanan tersebut dihadirkan untuk memangkas waktu dan mempermudah akses pelayanan publik.
Aspiannur menjelaskan, MPP dibangun dengan konsep pelayanan terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor, untuk menyelesaikan berbagai urusan administrasi.
Saat ini sebanyak sekitar 30 gerai pelayanan di MPP Bontang, dengan sekitar 12 gerai yang masih aktif beroperasi. Meski demikian, seluruh layanan yang tersedia tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Harapannya masyarakat dapat merasakan manfaat pelayanan yang terintegrasi, sehingga semua kebutuhan administrasi bisa diselesaikan dengan lebih mudah di satu tempat,” ujarnya. (Sya/adv)
Editor: Yusva Alam




