Tanggapi Kasus Kehamilan Remaja, Neni: Tanggung Jawab Pemerintah, Orangtua, dan Semua Masyarakat!

BONTANG – Neni tidak menolak bahwa kasus kehamilan remaja tetap menjadi persoalan yang harus ditangani bersama. Menurutnya, penyelesaiannya tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Itu bagian dari permasalahan yang memang harus kita selesaikan. Tanggung jawabnya bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang selama ini telah rutin melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan bagi remaja. Namun, kegiatan tersebut tidak selalu dipublikasikan ke masyarakat.

“Untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah sebenarnya sudah berjalan sejak lama. Hanya saja selama ini kegiatannya tidak selalu saya share. Tidak semua kegiatan harus diunggah atau dipublikasikan, karena ada hal-hal yang berkaitan dengan privasi dan bisa menimbulkan persoalan lain,” jelasnya.

Menurut Neni, antusiasme para pelajar dalam mengikuti sosialisasi tersebut cukup tinggi. Ia menilai edukasi mengenai kesehatan reproduksi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah pernikahan dini, kehamilan usia remaja, hingga berbagai risiko kesehatan.

“Anak-anak sangat antusias ketika kami datang ke sekolah. Saya rasa kegiatan seperti ini memang sangat perlu, terutama agar mereka memahami kesehatan reproduksi. Kalau mereka tidak memahami kesehatan reproduksi lalu melakukan seks bebas, itu bisa mengancam organ reproduksinya,” katanya.

Baca Juga:  Warga Malahing Kesulitan Evakuasi Saat Air Surut, DPRD Desak Pengerukan Jalur Laut Segera Direalisasikan

Neni menambahkan bahwa kehamilan pada usia remaja juga memiliki berbagai risiko serius, baik bagi ibu maupun bayi yang dikandung.

“Mereka bisa hamil di usia muda, berisiko melahirkan anak stunting, mengalami pendarahan saat hamil, bahkan bisa mengancam jiwa. Banyak sekali permasalahan yang bisa mengancam anak seusia mereka. Karena itulah sosialisasi ini sangat penting,” tutup Neni.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.