Anak Dikeroyok di Bontang Kuala, Ayah Tewas Ditikam dan Ibu Luka Parah, Begini Kronologisnya

BONTANG – Saat melerai pengeroyokan terhadap anaknya, pasangan suami istri diserang sekelompok pemuda di depan bengkel motor RPM RT 19, Jalan Piere Tendean, Bontang Kuala, Kamis (2/12/2021) pukul 17.00 Wita. Sang suami, Safrijal Sikumbang (55) tewas setelah ditikam seorang pengeroyok bernama Yusuf. Sementara istrinya, Indah (54) mengalami luka parah pada bagian perut.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di tempat kejadian, terlihat insiden itu bermula saat korban Safrijal melihat anaknya Rayhan bertengkar dengan pemuda yang diperkirakan berjumlah 10 orang. Safrijal lalu mendatangi tempat kejadian untuk melerai. “Korban habis beli rokok, lalu dengar ada adu mulut, langsung keluar nyamperin anaknya,” kata Eni, saksi mata.

Sementara adik ipar korban, Indra Utama Damanik menuturkan, dia dan kakak iparnya, Safrijal, baru saja mau pulang jalan-jalan sekitar pukul 16.45 Wita. Saat singgah di sebuah warung untuk membeli rokok, dia bersama Safrijal melihat Rayhan dikeroyok sekelompok pemuda. Mereka berdua bergegas mendatangi untuk melerai keributan.

Dalam adu mulut itu katanya, pelaku menuding Rayhan terlibat perkelahian beberapa waktu lalu. Adu mulut kemudian mereda. Indra kemudian membawa keponakannya itu pulang ke rumah. Saat kembali ke lokasi perkelahian, Indra melihat kakak iparnya sudah ditikam pelaku dengan badik. Sementara istri korban yang juga berada di lokasi terkena sabetan badik di perut.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022, Kadir Tappa: Tanpa Ketahanan Keluarga Negara Tidak Kuat

Menurut data Kodim 0908/Btg yang beredar di grup WhatsApp, Safrijal bersama istrinya mendatangi keributan untuk membantu anaknya Rayhan yang sedang dipukuli dan dikeroyok. Pelaku Yusuf langsung memukul korban dan menikam sebanyak 4 kali di perut kanan dan bawah. Sementara istri korban menderita luka tusuk di pinggang kiri. Setelah itu Yusuf bersama teman-temannya melarikan diri.

Korban Safrijal dan istrinya lalu dibawa ke RS Amalia. Namun Safrijal dinyatakan meninggal dunia. Sementara istri korban kritis dan langsung menjalani operasi. Kamis malam polisi sudah mengamankan 3 orang di Polres Bontang, sementara pelaku penikaman masih di dalam pengejaran. (ahr)

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.