Antrean BBM Kembali Terjadi, Picu Kemacetan di Jam Sibuk

SANGATTA – Antrian kendaraan kembali mengular di sejumlah SPBU yang ada di Sangatta, salah satunya SPBU Pendidikan dan SPBU Yos Sudarso, Sangatta Utara, Kutai Timur.

Sejak pagi hari, antrean kendaraan roda dua dan roda empat tampak memadati pintu masuk SPBU hingga meluber ke badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar kawasan pendidikan tersendat, bahkan sempat memicu kemacetan pada jam-jam sibuk.

“Kalau sudah antre begini, bisa habis waktu satu jam lebih. Padahal cuma mau isi BBM,” keluh Sita Nurcholis, warga Sangatta yang mengaku hampir setiap hari harus menghadapi antrean panjang. Menurutnya, persoalan antrean di SPBU Pendidikan bukan hal baru dan tak kunjung menemukan solusi.

Keluhan serupa disampaikan Siti Hamsina, pengendara sepeda motor. Ia menilai antrean panjang kerap terjadi meski stok BBM masih tersedia. “Bukan karena kosong, tapi yang antre banyak. Kadang ada juga yang isi lama, jadi makin panjang,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Warga menduga lemahnya pengaturan dan pengawasan menjadi salah satu pemicu antrean yang tak terkendali. Praktik pengisian berulang hingga dugaan penggunaan tangki modifikasi kembali menjadi sorotan masyarakat setiap kali antrean mengular.

Baca Juga:  Pejabat PTP dan Fungsional Dilantik, Bupati Ardiansyah Rotasi Pejabat Kutim

“Kalau tidak ada penertiban yang tegas, ya begini terus. Setiap hari antre, setiap hari macet,” tambahnya.

Hingga siang hari, antrean kendaraan masih terlihat padat di SPBU Pendidikan. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait tidak lagi menormalisasi kondisi ini dan segera menghadirkan solusi konkret agar drama BBM yang terus berulang tidak semakin membebani aktivitas masyarakat.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.