spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Atlet Bontang Berlaga di SEA Pencak Silat Championship Singapura, Basri Doakan Raih Kemenangan

BONTANG – Sepuluh pesilat Indonesia bakal bertarung di ajang 8th SEA Pencak Silat Championship 2022 Singapura, selama sepekan mulai Selasa (22/2/2022). Mereka terdiri dari sembilan atlet pelatnas proyeksi SEA Games Hanoi 2022 dan Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2022. Satu atlet di antaranya Dinda Nuraidha, atlet asal Bontang.

“Kita ikut bangga pada prestasi Dinda Nuraida. Semoga Dinda diberikan kemenangan oleh Allah SWT,” harap Wali Kota Bontang Basri Rase, saat melepas keberangkatan Dinda di rumah jabatan Wali Kota Bontang.

Terlahir dari keluarga atlet pencak silat, Dinda telah menjadi atlet andalan Kaltim dalam beberapa kali event Pekan Olahraga Nasional (PON). Termasuk pada PON XX 2021 di Papua, Dinda berhasil menyumbangkan medali perunggu.

Prestasi ini tidak didapatkan secara instan. Banyak pengorbanan yang telah Dinda lakukan. Bahkan, dia harus berpisah dengan orangtua karena bersekolah di Samarinda.

“Ikut tanding sejak kelas tiga SD langsung juara sampai provinsi. SMP dan SMA di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim di Samarinda. Orangtua di Bontang. Jadi kalau ketemu nggak bisa lama karena saya di mes juga,” ucap Dinda.

Dinda optimistis untuk bisa terus berprestasi. Termasuk berusaha meraih kemenangan di ajang 8th SEA Pencak Silat Championship 2022 Singapura.

Para pesilat yang akan berkompetisi di Singapura telah menjalani latihan di Jakarta. Selain Indro Catur, mereka juga dikawal pelatih Sunarno dan pelatih PPLOP Jateng, Dian Kristianto.

Dari sepuluh pesilat tersebut, hanya satu atlet yang turun di nomor seni. Yakni Asep Yuldan S, atlet pelatnas SEA Games dari Jabar, yang diplot turun di nomor tunggal putra. Sembilan pesilat lainnya bakal bersaing di nomor tanding.

“Event ini sekaligus sebagai uji coba, karena menerapkan peraturan baru, yakni Peraturan Persilat 2021. Peraturan itu akan digunakan untuk SEA Games dan Kejuaraan Dunia 2022,’’ tutur Catur. (mk)

KORAN DIGITAL TERKINI

Most Popular