spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bantu Damkar Cegah Kebakaran, 75 Relawan Diberi Pelatihan

BONTANG – Sebanyak 75 relawan pemadam kebakaran mengikuti pelatihan yang digelar oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Kamis (20/7) pagi, bertempat di Auditorium Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadisdamkartan) Bontang, Amiluddin dalam laporannya mengatakan, pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan serta penanggulangan kebakaran dan penyelamatan, serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bahaya kebakaran.

Ia juga mengimbau agar setelah pelatihan ini, tetap dilakukan pembinaan bagi para relawan, agar kapasitas yang dimiliki semakin mumpuni.

“Setelah pengenalan penanganan kebakaran, relawan juga harus terus dibina agar mempunyai kapasitas yang mumpuni sebagai relawan,” ujar Amiluddin.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase dalam sambutannya mengapresiasi Disdamkartan atas berbagai inovasi dan kontribusinya, untuk terjun langsung membantu dan melayani masyarakat.

Basri mengaku ada 4 OPD yang menjadi perhatian khusus baginya, di antaranya Damkar, Satpol PP, BPBD serta Dishub. Keempat OPD tersebut adalah OPD yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sehingga ia berharap melalui 4 OPD tersebut, citra pemerintah terbangun positif di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:   Kantor BPBD Dianggap Tak Layak, Pemkot Diminta Cari Solusi

“Damkar, Satpol PP, BPBD dan Dishub adalah 4 OPD yang menjadi perhatian khusus saya, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya harap citra pemerintah dapat terbangun secara positif dengan hadirnya mereka,” jelas Basri.

Lebih lanjut Basri berharap melalui pelatihan yang diberikan dapat menyiapkan para relawan untuk siap menghadapi berbagai musibah dan bencana serta sigap menolong masyarakat.

“Kalau bisa bencana itu kita cegah dengan mengedukasi masyarakat, melalui sosialisasi dan sebagainya. Oleh karena itu, para relawan dapat membagi ilmu yang didapat bagi keluarga atau orang sekitarnya agar sama-sama kita belajar cegah bencana,” imbaunya.

Diakhir sambutannya, ia meminta kepada Disdamkartan agar memberikan sertifikat kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.

Terpisah, dalam wawancara singkat bersama Tim PPID Kota Bontang, Kepala Bidang Fasilitasi dan Pencegahan, Ramli mengatakan, bahwa pelatihan akan digelar selama 2 hari ke depan.

“Selama dua hari kedepan mereka akan diberi teori di hari pertama dan praktek di hari kedua. Untuk materinya kami beri pelatihan berupa cara penggunaan APAR, alat pemadam, serta pencegahan kebakaran dalam skala kecil,” terang Ramli.

Baca Juga:   UMKM Satimpo Berkembang Pesat

Ramli menambahkan, praktek tersebut nantinya akan dilaksanakan di Mako dengan menggunakan alat pemadam yang tersedia di mobil damkar. (hms)

Most Popular