spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Beraksi ala ‘Ninja,’ Pencuri di Toko Sembako Loktuan Terekam CCTV

BONTANG – Seseorang berkostum ala-ala ‘ninja’ kedapatan mencuri di salah satu toko sembako di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan, pada Jum’at (8/3/2024) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi.

Aksi pencurian ini terekam CCTV yang terdapat di dalam toko tersebut. Dalam rekaman video tampak pelaku menggunakan sarung serta penutup muka dalam menjalankan aksinya, sehingga wajah pelaku tidak dapat terlihat di CCTV.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Bambang Soemantri mengatakan, pelaku melancarkan aksinya masuk langsung ke dalam toko melalui jendela yang hanya tertutupi oleh kawat nyamuk dan juga kardus bekas. Pelaku juga melakukan pencurian saat kondisi toko tutup.

“Pelaku mengambil rokok jenis LA Bold dan Esse sebanyak 10 bungkus, dan juga uang tunai Rp 400 ribu,” ucapnya saat diwawancarai.

Pemilik toko mengetahui hal tersebut sekitar pukul 07.00 Wita, saat ingin membuka tokonya. Saat itu kondisi jendela sudah terbobol dan pintu belakang terbuka.

“Sepertinya pencuri ini masuk lewat jendela, lantaran jendela tidak ada sama sekali pengamannya. Lalu keluar melalui pintu belakang,” paparnya.

Baca Juga:   Ini Pesan Gubernur di Puncak Perayaan HUT Damkar ke-104 di Bontang!

Atas kejadian tersebut, Agus selaku pemilik toko enggan melaporkan kepada pihak kepolisian, lantaran dirinya hanya menganggap ini kenakalan remaja.

“Saya sudah konfirmasi ke pemilik toko untuk melaporkan ke polisi, akan tetapi pihak keluarga dari pemilik toko tidak mau. Mereka sudah mengikhlaskan kejadian pencurian tersebut,” tambahnya.

Bambang berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat aksi pencurian sudah sangat meningkat. Masyarakat juga tetap menjaga keamanan masing-masing, jangan sampai adanya aksi kejahatan seperti ini terulang.

“Kita sudah mau masuk bulan puasa, harus lebih berhati-hati lagi. Karena adanya kejahatan tersebut pastinya sudah ada niat dan kesempatan bagi para pelaku,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Most Popular