spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bontang Berpotensi Konflik Sosial, Kodim 0908/Bontang Gelar Binkom

BONTANG – Kodim 0908/ Bontang mengadakan Pembinaan Komunikasi (Binkom) cegah konflik sosial bagi forkopimda, paguyuban, dan masyarakat di Kota Bontang,  Selasa (4/4/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang. Kegiatan ini dalam rangka peran serta seluruh komponen masyarakat, dalam mencegah konflik sosial.

Dandim 0908/ Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, Bontang yang merupakan tempat perpaduan budaya dan suku, sehingga memiliki potensi konflik sosial. Dengan beberapa potensi itu, pihaknya berusaha mengelola potensi konflik yang ada di Kota Bontang.

“Ada beberapa paguyuban dan komunitas yang tercatat. Kami dapat mengelola keadaan kondusif yang baik di Kota Bontang, dengan cara memberikan wawasan nusantara, yakni mengenai cara pandang bangsa Indonesia dan lingkungan,” kata Letkol Inf Priyo Handoyo, dalam pemaparannya.

Selanjutnya dikatakan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam geopolitik dan pengembangan ekonomi dan bangsa. Ia menjelaskan ada konflik sosial seperti konflik rasial, konflik agama, konflik politik dan konflik kepentingan.

Priyo menambahkan, Kalimantan Timur masuk dalam 10 daerah rawan gangguan konflik pada Pemilu 2024 dengan nilai kerawanan 77,04.

Baca Juga:   Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan  Amankan Turnamen Bola Voli Antar-RT di Wilayah Binaan

“Peringkat ke-5 daerah rawan konflik pada Pemilu 2024. Harus bisa memitigasi dalam kondisi aman,” kata Priyo.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang, Sigit Alfian mengatakan, beberapa konflik yang bisa terjadi yakni bentrokan antar warga, tawuran pelajar, konflik agraria, bentrok antar ormas, masalah agama dan kepercayaan.

“Ada beberapa konflik sosial yang bisa terjadi di Kota Bontang, namun semua bisa diredam melalui beberapa forum kemitraan FKDM, FKUB, FPK. kemitraan dengan ormas,” jelasnya.

Selanjutnya, Waas Intel Kasad Bidang Jemen Intel, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva menjelaskan, dengan adanya komunikasi sosial antara TNI, Polri, masyarakat dan seluruh elemen dapat diharapkan menciptakan kondusifitas suatu wilayah bahkan di Bontang.

“Dengan komunikasi sosial maka diharapkan dapat mencegah sedini mungkin konflik sosial, sehingga ketika terjadi sesuatu bisa diatasi,” ungkapnya. (yah)

Most Popular