BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang kembali bertambah dengan beroperasinya Dapur MBG ke-14, yang diresmikan pada Jumat (16/1/2026) di wilayah Bontang Barat. Meski demikian, capaian layanan program nasional ini masih belum maksimal.
Kepala Regional SPPG BGN Bontang, Surya Dwi Saputra mengatakan, hingga pertengahan Januari 2026 masih terdapat sekitar 22 ribu penerima manfaat yang belum terlayani. Angka tersebut setara dengan sekitar 50 persen dari total sasaran MBG di Kota Bontang yang meliputi anak sekolah, balita, serta kelompok prioritas lainnya.
Keterbatasan ini disebabkan oleh jumlah dapur MBG yang belum mencukupi. Saat ini baru 14 dapur yang aktif beroperasi, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai sekitar 28 dapur, agar distribusi makanan bergizi dapat menjangkau seluruh sasaran secara merata.
“Yang sekarang kita resmikan dapur ke-14, setelah ini barulah mereka mulai aktif melakukan distribusi,” pungkasnya.
Penambahan dapur dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sarana, prasarana, serta ketersediaan mitra. Selain membangun dapur baru, program MBG juga memanfaatkan lahan milik pemerintah daerah dan kerja sama dengan pihak ketiga.
Ke depan, pemerintah menargetkan penambahan dapur MBG bisa dipercepat, agar cakupan layanan dapat meningkat dan seluruh penerima manfaat di Kota Bontang dapat segera terlayani.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




