spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Duta Wisata Bersih-bersih Sampah di Mangrove Park

BONTANG – Pasca pemilihan Juni lalu, para duta wisata (duwis) terpilih mulai menjalankan program kerjanya. Para finalis duwis ini mengadakan kegiatan Sehari Bersama Duta Wisata (Sebaris), Sabtu (29/7/2023) di Mangrove Park Berbas Pantai.

Para brand ambassador Kota Bontang itu menggelar bersih-bersih sampah di salahsatu objek wisata andalan Bontang.

Di kegiatan Sebaris ini, mereka berkolaborasi dengan pihak-pihak lain, seperti Ikatan Wanita Asli Bontang (IWAB), Mahasiswa KKN Unmul, Mahasiswa Stitek, dan Forum Peduli Sampah. Selain itu juga bekerjasama dengan DLH Bontang untuk pengangkutan sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan.

Kabid Pariwisata Dispopar Bontang, Muhammad Ihsan memberikan apresiasi dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini sudah sesuai dengan arahan Wali Kota Bontang, agar sinergi dan kolaborasi untuk memajukan pariwisata Bontang.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk merawat objek wisata yang ada, guna memberikan rasa nyaman bagi pengunjung di objek wisata Bontang, salahsatunya Mangrove Park berbas Pantai.

“Ke depannya Dispopar juga akan melakukan perbaikan di beberapa sisi objek wisata yang ada di Bontang,” ujarnya.

Baca Juga:   Kecamatan Bontang Barat dan Satpol PP Patroli Bersama

Ia pun berharap kepada seluruh pengunjung wisata di Bontang, khususnya Mangrove Park, agar tidak buang sampah sembarangan dan tidak merusak lingkungan, saat berada di kawasan objek wisata.

“Sangat disayangkan kalau ada wisatawan yang tidak perduli dengan tempat wisata. Akan berdampak pada ekosistem, kita ini kan berdekatan dengan laut. Semoga seluruh pengunjung bisa miliki kesadaran. Kita juga sudah siapkan bak sampah,” bebernya.

Selain di Mangrove Park Berbas Pantai, para duwis ini juga akan menggelar kegiatan di Bontang Kuala, Hari Minggu (30/7/2023) besok. Mereka akan mempelajari tentang kuliner gami bawis serta belajar bahasa warga Bontang Kuala.

“Duwis ini kan brand ambasadornya Kota Bontang, mereka harus mengenal seluruh potensi wisata di Bontang, termasuk bahasa dan kulinernya. Syukur-syukur bisa belajar memasak gami bawis juga,” candanya. (adv/al)

Most Popular