Evaluasi Distribusi Biosolar, Agus Haris Minta Pengawasan Diperketat

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri sekaligus memimpin rapat koordinasi terkait penyaluran BBM Bersubsidi (Bio Solar), yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (12/5/2026).

Di rapat kali ini, pihaknya membahas sejumlah persoalan distribusi BBM subsidi, mulai dari antrean kendaraan di SPBU, sinkronisasi data kendaraan pengguna barcode, hingga rencana penambahan SPBU baru di wilayah Kota Bontang.

Dalam arahannya, Agus Haris menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi, harus tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak menerima.
“Data kendaraan operasional dan pengguna barcode harus diverifikasi ulang, agar kuota yang tersedia dapat dinikmati masyarakat yang memang berhak,” ucapnya.

Kesempatan yang sama, pihak dari Pertamina menjelaskan antrean biosolar bukan hanya terjadi di wilayah Bontang saja, melainkan hal ini sudah menjadi isu nasional. Kondisi tersebut dipicu tingginya peralihan pengguna Dexlite dan Pertamina Dex, ke biosolar subsidi akibat selisih harga yang cukup tinggi.

“Maka dari itu saya meminta pengawasan diperketat terhadap antrean kendaraan di SPBU, termasuk dugaan penyalahgunaan barcode dan praktik modifikasi tangki kendaraan, untuk memperoleh BBM subsidi lebih banyak,” tegas Agus Haris.

Baca Juga:  Pj Sekda: Penguatan Literasi Syarat Utama Meningkatkan Kualitas SDM

Sehingga dari hasil rapat tersebut, sejumlah poin disepakati sebagai langkah untuk menindaklanjuti. Di antaranya usulan penambahan kuota BBM subsidi, peninjauan kembali surat edaran pengendalian distribusi BBM, pendataan ulang kendaraan pengguna BBM subsidi, hingga penguatan pengawasan barcode dan antrean SPBU.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.