TENGGARONG – Akses menuju kawasan wisata Waduk Samboja melalui Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, terputus total setelah badan jalan amblas sepanjang kurang lebih 50 meter. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (14/12/2025) sore sekitar pukul 17.00 Wita dan langsung memutus jalur penghubung ke Desa Bukit Raya.
Ruas jalan yang amblas tersebut selama ini menjadi salah satu jalur alternatif menuju Waduk Samboja. Kondisi kerusakan cukup parah, dengan badan jalan runtuh di dua titik yang berada pada satu ruas yang sama, sehingga tidak memungkinkan lagi dilalui kendaraan.
Camat Samboja, Damaik, menegaskan bahwa jalan yang amblas bukan merupakan jalan poros utama. Ia memastikan akses masyarakat dan wisatawan menuju waduk maupun ke desa-desa sekitar masih dapat dialihkan melalui jalur lain.

“Jalan ini bukan jalan poros utama. Masih banyak jalur alternatif lain menuju waduk maupun ke desa. Jadi akses masih bisa dialihkan,” tegas Damaik.
Ia menjelaskan, sebelum amblas total, kondisi jalan sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius. Retakan pada badan jalan terus melebar akibat pergerakan tanah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Sebelumnya sudah mulai retak-retak. Karena itu kami sudah mengimbau masyarakat agar tidak lagi melintas di jalan tersebut,” ujarnya.
Namun, kondisi tanah yang labil akhirnya membuat badan jalan tidak mampu bertahan. Amblasnya jalan terjadi sepanjang sekitar 50 meter, dengan dua titik kerusakan yang berdekatan.
“Putusnya sekitar 50 meter dan ada dua titik di jalan yang sama. Alhamdulillah tidak ada rumah warga yang terdampak,” jelasnya.
Sebagai langkah pengamanan awal, pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan langsung menutup total akses jalan tersebut untuk mencegah risiko kecelakaan.
“Untuk sementara kami tutup semua. Sejak malam tadi saya bersama Pak Lurah sudah mengingatkan warga agar tidak menggunakan jalan itu,” kata Damaik.
Pihak kecamatan juga telah melakukan koordinasi dengan instansi teknis terkait untuk penanganan lanjutan, mengingat kerusakan yang terjadi tergolong berat.
“Karena sudah putus total, kami akan komunikasi dengan dinas terkait, khususnya dari PU, supaya secepatnya dilakukan penanganan,” tandasnya. (ady)
Editor: Agus S




